LPM UMI Terima Kunjungan Studi Banding PUSDIT EPMP (LPPMP UNTAD)

By Admin LPM-UMI | 175 View | 12 Des 2019, 14:54:35 WIB

LPM UMI Terima Kunjungan Studi Banding PUSDIT EPMP (LPPMP UNTAD)

Keterangan Gambar : Studi Banding LPPMP UNTAD 2019


Kamis 12/12/2019: Lembaga Panjaminan Mutu (LPM-UMI), mendapatkan kunjungan studi banding dari Pusat Audit dan Evaluasi Penjaminan Mutu Pendidikan (PUSDIT EPMP) Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMP), Universitas Tadulako (UNTAD PALU). Agenda utama yang dibahas dalam studi banding PUSDIT EPMP UNTAD adalah Pengembangan Kapasitas Pengelolaan dalam Meningkatkan Audit Mutu Internal (AMI). Tim studi banding dari LPPMP UNTAD di pimpin oleh Adnan Fadjar, ST., M.Eng (sekretaris PUSDIT LPPMP UNTAD), Saifuddin, SH., MH; MuhammadFasli, S.Pd; Munang, S.Sos; dan Moh. Fathan Mubin M. Modjo, S.Pd.

Tepat pukul 09.30 WITA, rombongan studi banding LPPMP UNTAD diterima secara resmi oleh ketua Bidang Monev dan AMI LPM-UMI (Dr. Fatmah Afrianty Gobel, S.KM., M.Epid), turut hadir dalam pembukaan adalah seluruh katua bidang di Lembaga Penjaminan Mutu UMI (Bidang Akreditasi, Pelatihan dan Kerjasama (APK) : Ir. Syamsuddin Yani, S.T., M.T., Ph.D. IPM., ASEAN.Eng; Bidang Pengendali Sistem Mutu (PSM): Dr. Fairus Prihatin Idris, S.KM., M.Kes; dan Bidang Sistem Informasi dan Statistik (SIS): Dedy Atmajaya, S.Kom., M.Eng).

Dalam pemaparannya LPM-UMI menyampaikan Best Practice, yang dilakukan UMI dalam meningkatkan jumlah program studi akreditasi A (Unggul). Dimana pada tahun 2015 jumlah program studi A di UMI adalah 5 program studi dan alhmadulillah hingga tahun 2019 jumlah program studi akreditasi A telah mencapai 18 program studi.

Dibahas pula strategi UMI dalam menjalankan proses Audit Mutu Internal yang telah dilakukan UMI dan telah memasuki siklus ke 4. Pada siklus terakhir ini UMI telah menggunakan instrument audit berbasis 9 instrumen sesuai dengan instrument IAPS 4.0. LPM-UMI berharap metode-metode yang pernah diterapkan di Universitas Muslim Indonesia dapat menjadi acuan/semangat perguruan tinggi lain dalam meningkatkan status akreditasinya menuju akreditasi Unggul.