UMI Makassar Kirim Tim Relawan Medis ke Manggarai, Bantu Penanganan Pascagempa NTT
Makassar — Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar turut ambil bagian dalam penanganan dampak gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026). Kontribusi UMI ini disebutkan secara khusus oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dalam Siaran Pers Nomor 445/Sipers/VIII/2026 berjudul "Mendiktisaintek Temui Sivitas Akademika, Perkuat Dukungan Kampus Pascabencana NTT".
Dalam siaran pers tersebut, Kemdiktisaintek menyampaikan bahwa dukungan terhadap wilayah terdampak bencana tidak hanya datang dari perguruan tinggi di NTT, tetapi juga dari sejumlah kampus di luar daerah tersebut yang bergerak cepat mengirimkan bantuan.
"Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah perguruan tinggi dari luar NTT juga telah mengirimkan tim untuk mendukung penanganan di wilayah terdampak, Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar yang bersama sejumlah mitra mengirimkan tim relawan medis ke Desa Lalong, Kecamatan Waeri'i, Kabupaten Manggarai. Tim melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 78 warga serta menyerahkan tenda, selimut, obat, dan kebutuhan dasar lainnya," demikian bunyi siaran pers Kemdiktisaintek.
Aksi Nyata Kampus Berdampak
Langkah UMI mengirimkan tim relawan medis ke Desa Lalong ini menjadi salah satu bukti nyata implementasi konsep "kampus berdampak", di mana perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat saat dibutuhkan, khususnya dalam situasi kebencanaan.
Tim relawan medis UMI yang diberangkatkan bersama sejumlah mitra tersebut memberikan layanan pemeriksaan kesehatan kepada puluhan warga terdampak di Kecamatan Waeri'i, Kabupaten Manggarai. Selain layanan kesehatan, tim juga menyalurkan bantuan logistik berupa tenda, selimut, obat-obatan, dan kebutuhan dasar lainnya bagi warga yang terdampak gempa.
Langkah ini sejalan dengan seruan Kemdiktisaintek yang mendorong seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk mengambil peran sesuai kepakaran dan kapasitas masing-masing dalam mendukung penanganan hingga pemulihan pascabencana di NTT, termasuk melalui layanan kesehatan, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, dukungan psikososial, hingga pendampingan pemulihan sosial dan ekonomi.
Dukungan Lintas Daerah untuk Pemulihan NTT
Gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026 menimbulkan dampak signifikan terhadap masyarakat maupun fasilitas pendidikan di wilayah tersebut. Kehadiran tim relawan medis UMI Makassar di Desa Lalong menunjukkan bahwa solidaritas antarwilayah turut menjadi kekuatan penting dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana, sekaligus mempertegas peran perguruan tinggi sebagai bagian dari ekosistem masyarakat yang bergerak melampaui ruang kelas.